
Saraswati adalah gambaran manusia seutuhnya (manusia ideal ) ala Hindu. Manusia dalam konsep hindu adalah manusia yang menguasai berbagai kompetensi. Manusia yang menguasai berbagai kompetensi akan menjadi manusia yang menarik layaknya seorang perempuan dengan wajah cantik secantik Dewi Saraswati. Sosok wanita cantik tentu akan menarik bagi yang melihatnya apalagi dengan sikap yang lemah lembut, berwawasan luas, ditambah dengan bentuk tubuh indah dan senyum manisnya tentu akan menjadi daya tarik bagi tersendiri bagi yang melihatnya
Dewi saraswati yang digambarkan membawa genitri (tasbih) yang merupakan simbul bahwa ilmu pengetahuan tidak akan ada habid-habisnya untuk dipelajari, ini mengisyaratkan kapada kita agar tidak menyombongkan diri dengan semua kemampuan yang sudah kita miliki karena ilmu pengetahuan itu tak terbatas, ini mengingatkan kita akan pembelajaran sepanjang hayat. Keropak (lontar), ini adalah hardisk untuk menyimpan berbagai ilmu pengetahuan, dan memginspirasi kita untuk menimba ilmu sebanyak mungkin dan menyimpannya dalam hardisk (ingat otak manusia adalah hardisk dengan kapasitas yang sangat besar, Dewi Saraswati juga digambarkan membawa alat musik tradisional simbol ini dapat dipaparkan bahwa alat musik tradisional yang mengalunkan nada-nada yang mampu memanjakkan bagi yang mendengarnya. Untuk bisa memainkan alat musik ini dibutuhkan kehalusan rasa yang harus kita asah terus menerus. ingin saya katakan bahwa yang dipegang oleh dewi saraswati selalu meningatkan kita bahwa aspek kehalusan rasa tidak bisa diabaikan sejalan dengan kecerdasan logika yang kita miliki, buga teratai (lotus)
Sementara ada dua unggas yang menemani sang dewi yaitu angsa dan burung merak, angsa adalah hewan yang mencari makanan di dalam lumpur, dia bisa memilih mana makanan dan mana kotoran, ini menggambarkan kemampuan untuk memilih mana baik dan mana buruk (bijaksana). Burung merak adalah hewan yang melambangkan kewibawaan.
Manusia yang diharapkan ala Hindu adalah manusia yang mempunyai semangat belajar yang terus menerus karena menyadari bahwa ilmu itu tiada habisnya, menyimpan dengan baik apa-apa yang sudah dipelajari dan akan dipergunakan untuk memilah mana yang baik dan buruk dalam mengambil setiap keputusan. akan tetapi kecerdasan berpikir yang dimiliki mestinya diimbangi dengan kehalusan rasa yang tinggi, maka kebijaksanaan dan kewibawaan akan muncul.Senyum manis merupakan perlambang kemampuan seseorang untuk bersosialisasi. Menguasai ilmu pengetahuan tidak boleh melupakan aspek sosial kita, cerdas berpikir mestinya juga disertai dengan cerdas bergaul, bisa menempatkan diri dalam lingkungan dimana kita berad, kecerdasan tidaklah membuat seseorang menututp diri dari pergaulan, tetapi justru ia harus memanfaatkan kecerdasannya untuk mencari pergaulan yang seluas-luasnya yang selalu dilandasi saling menghargai, menghormati, tidak mau menang sendiri. Lotus (bunga tunjung ) adalah perlambang kesucian, filsafat lotis yang bisa dipetik adalah bahwa bunga tunjung itu akar dan batangnya berada di air akan tetapi bunga dan daunnya berada di permukaan
Dengan menguasai berbagai kompetensi (cerdas spiritual, cerdas sosial, cerdas emosional, cerdas sains, cedas rasa, sehat fisik, cerdas moral ) maka seseorang akan mampu seperti bunga teratai, akar dan batangnya berada di air daun dan bunganya di atas permukaan air, maksudnya orang tersebut akan mampu menjalani kehidupan ini dengan mantap, selalu berpegang pada kebaikan walapun ia berada di dalam hiruk pikuknya hal -hal yang besifat duniawi. Manusia seperti ini tidak akan meninggalkan hal hal duniawi untuk mencari kesucian tetapi layaknya bunga lotus (tunjung) yang akar dan batangnya tetap berada di air dan lumpur tetapi bunga dan daunnya berada di atas permukaan air. Manusia yang tetap kesadarannya tidak tenggelam dalam pengaruh kemelekatan duniawi adalahgambaran manusia yang diharapkan ala hindu yang diwujudkan dalam simbolis gambar Dewi Saraswati .......salam hangat...Aji belog
moga tdk lupa!
BalasHapussyukur, tman sccs
BalasHapus